News Update :

Terbaru

Berita internasional

Info PKS

Dunia Islam

24/02/13

Rapim DPC PKS Gunungpati



Gunungpati- Ahad (24/2), Berlangsung Rapat Pimpinan (Rapim) DPC PKS Gunungpati yang dihadiri kurang lebih 16 ketua DPRa se-Kecamatan Gunungpati dan pengurus harian DPC PKS Gunungpati. Agenda Rapim ini adalah dalam rangka upaya pensolitan antara PH dengan para ranting. Seperti biasanya, acara dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an dilanjutkan dengan sambutan oleh Tulus Wahyu Nogrogo sebagai Ketua DPC PKS Gunungpati. Dalam sambutannya, beliau menceritakan apa yang beberapa pekan ini sedang menjadi cobaan begitu dahsyat yang menimpa PKS.  Apa yang diberitakan di media bahwa kader akan rontok “itu tidak benar, bahwa dengan berita-berita yang ada adalah ujian yang ini dapat diambil hikmahnya kita semakin memperkokoh kesolitan kita. Kita kerja nyata untuk menjawabnya” ujar Tulus Wahyu Nugroho.

Tentang apa yang sedang menimpa PKS entah itu fitnah atau cobaan, diranting ada beberapa warga yang mempertanyakan kebenaran hal tersebut. “Biarlah orang Nduwur (DPP) yang urus. Dengan ada atau tidaknya hal tersebut yang penting kami tetap berkiprah di masyarakat” ujar Kasdadi. 


Acara yang berlangsung dari pagi sampai siang ini sangat hangat dengan keaktifan para Ketua DPRa mendiskusikan program-program yang sudah dan akan dilaksanakan di masing-masing Ranting. Kesemangatan para ketua DPRa dalam acara Rapim nampaknya memperlihatkan bahwa apa yang menjadi cita-cita bersama PKS ini sangat terbuka lebar. 

Diakhir acara, Pengurus Harian membagikan VCD yang isinya rekaman sambutan-sambutan Ustadz Anis Matta selama road show. Ini dimaksud agar kader di wilayah ranting juga nantinya mempunyai kesamaan suhu dalam semangat memenangkan PKS menuju 3 Besar. (Widodo/HPG)

15/11/12

Durian Gunungpati, Durian Lokal Paling Dicari

Musim durian saat ini banyak dijajakan durian. disetiap daerah banyak menghasilkan durian.  dari sumatera sampe ke ujung indonesia berlimpah durian, tinggal pilih yang jenis apa. seperti yang terlihat disepanjang jalur pantura, di daerah batang sampe pekalongan banyak dijual durian disepanjang jalan. 

di daerah semarang, sebagai salah satu daerah penghasil durian, banyak terdapat jenis durian unggulan dari jenis lokal. salah satu yang telah melegenda adalah durian gunungpati. terkenal dengan rasanya yang enak, manis dan dagingnya yang tebal. banyak jenis durian asli gunungpati yang terkenal, diantaranya, durian petruk, durian bagong, durian tembogo, durian mrico dan durian gemblong. mungkin masih ada banyak jenis yang ngak bisa saya sebut semuanya.

buat para penggemar durian, wisata kuliner berburu durian lokal khas gunungpati cukup mengasikkan. meskipun gunungpati mudah di jangkau, bisa dari arah semarang kalibanteng ke arah manyaran melewati goa kreo, yang dari arah selatan, dari terminal ungaran menuju arah barat, sedangkan yang dari arah barat, bisa menuju gunungpati dari daerah boja.

disepanjang jalan menuju gunungpati, banyak penjual buah durian, namun untuk menemukan buah durian asli gunungpati ada trik khusus. karena banyak pedagang yang menjual buah dari luar wilayah gunungpati yang dijual di gunungpati, agar cepat laku dengan harga lebih, karena dikira durian asli gunungpati.

memasuki wilayah gunungpati, di daerah pongangan dan kandri, sudah bisa ditemui pedagang durian. dari arah ungaran, mulai memasuki desa pengkol juga bisa ditemui banyak pedagang disepanjang jalan. 

durian gunungpati yang paling terkenal dari wilayah mblabak, meskipun dari petemon atau siroto juga enak. bahkan durian petruk, dan durian bagong, sulit ditemui dipasaran. jika sahabat blogger yang pecinta durian ingin menikmati durian petruk atau durian  bagong, harus pesan jauh2 hari. datang saja ke tempatnya bapak sakdun di karang anyar. harga yang ditawarkana, lumayan mahal, seikat berisi 4 buah durian petruk dihargai 150.000 - 250.000, itupun kalo ada, soalnya durian yang satu ini, banyak yang pesan dan memang asli durian matang pohon alias kudu jatuh sendiri. nggak pernah dipetik mentah. 

kalo nggak bisa ketemu dengan durian petruk yang meleganda atau durian bagong yang rasa dan bentuknya dahsyat, teman2 nggak perlu khawatir, semua durian asli gunungpati dijamin lezat...yang penting teman2 harus bisa bedain mana durian asli gunungpati atau bukan.

salah satu cara untuk mendapatkan durian asli gunungpati adalah dengan cara beli langsung di gunungpati, inipun harus tahu triknya, yaitu, beli dari pedagang yang buka daganganya di depan rumahnya sendiri di sepanjang jalan di wilayah gunungpati. bisa dipastikan mereka adalah pedagang dadakan yang hanya menjual durian dari pohonnya sendiri yang biasanya ada di belakang rumahnya. biasanya jumlah durian yang dijajakan tidak banyak. karena hanya durian yang jatuh pada malam sebelumnya atau hari itu saja yang dijual. 

cara yang lain adalah, nongkrong di pasar gunungpati, pagi-pagi banget..sekitar jam 6 pagi. di sebelah barat pasar, jalan masuk lewat samping barat. nongkrong aja disitu, nah....nanti akan ada orang yang bawa durian dengan pikulan. atau ibu2 yang bawa gendongan keranjang berisi durian. nah...bisa dipastikan itu durian matang asli gunungpati. soal harga, kalo nemu yang beginian, juga bisa di nego. pinter2nya sobat aja buat nawar, dan nggak bakaln mahal, karena masih dari pemiliknya langsung.

jadi, meski udah di gunungpati, jangan beli durian yang di pajang di warung pinggir jalan dalam jumlah yang banyak sekali atau di jajakan pake mobil bak terbuka. karena itu bukan durian asli gunungpati. mungkin durian jepara atau durian salatiga.

oke sob, buat pecinta kuliner...met berburu durian lokal asli gunungpati.

Sumber: tropisliving

14/11/12

Sejarah Kecamatan Gunungpati Semarang

Sejarah Gunungpati, Pertama kali orang mendengar  kata "gunungpati" mungkin terbayang dengan dua gunung kembar dan mayoritas penduduknya adalah petani penghasil pati ya? hmmm tidak sepenuhnya salah. Saya akan menceritakan asal usul dan sejarahnya mengapa disebut Gunungpati.

Jadi begini ceritanya menurut versi saya, dulu ada hujan meteor coklat, untung ada kiai pati dan sapinya menyelamatkan, terus coklatnya meleleh mengguyur seluruh permukaan gunung, kemudian booommm jadilah dinamakan
gunungpati, wahaha ngiklan banget ya? #abaikan!

Sejarah Aslinya menurut para tetua dan cerita para leluhur sebelum saya, dahulu itu beberapa ratus tahun sebelum saya dilahirkan, ada peperangan antara Tuban dan Pati, maka banyak penduduk Pati yang mengungsi untuk menyelamatkan diri dan jiwanya. salah seorang diantaranya adalah Kiai Pati yang menunggangi seekor Sapi bernama Pragolopati mengungsi bersama para pengikutnya. Setelah dirasa aman untuk berlindung dan PW (posisi wueenak), tanahnya subur, bergunung-gunung dan sangat indah. Kemudian  Kiai Pati dan pengikutnya memutuskan untuk mentap dan memberi nama
"Gunungpati" karena daerahnya bergunung-gunung dan digabungkan dengan nama sendiri Kiai Pati.

Hanya sebatas itu Sejarah Tentang Gunungpati yang saya ketahui tentang asal mula nama "Gunungpati", namun ada cerita lain tetang "pertempuran 5 hari disemarang" yang juga melibatkan kawasan Gunungpati sebagai Tempat pertempurannya.

Cerita perjungan dari Mbah Haji Hudi sebagai narasumbernya, Saat pertempuran itu Gunungpati menjadi dapur umum, yang dibangun secara sukarela oleh warga, Cerita dibumbui oleh mortir yang beterbangan, peluru kompeni nyasar, bumi berguncang saat bom dijatuhkan, darah bercucuran, mayat berserakan, ceritanya begitu spektakuler, cerita jaman perjuangan yang tidak pernah sekalipun terlewatkan setiap acara tirakatan dari jaman saya masih minum susu dari botol sampe sekarang (sekarang juga masi sering minum susu lho).


Yak cukup sebatas itu 
yang "Sejarah Gunungpati" saya ketahui, semoga bisa menjadi sumbangan catatan sejarah tentang Gunungpati tempat kelahiran saya ini. kalau kurang lengkap bisa ditanyakan langsung kepada pak Camat Gunungpati. 

sumber: slamsr

13/11/12

Korupsi di Jabar Bukan Terjadi di Pemprov, Tapi Ternyata... Anda Akan Kaget

Korupsi di Jabar Bukan Terjadi di Pemprov


Bandung - Kepala Biro Humas, Protokol, dan Umum Pemprov Jabar Ruddy Gandakusumah memastikan pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf lebih banyak menorehkan prestasi.

Sementara isu korupsi yang dihembuskan tidak beralasan karena tidak pernah terbukti.

"Pemprov Jabar justru dapat predikat laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Kalau ada kasus-kasus korupsi di wilayah Jabar dalam arti di kabupaten kota atau instansi vertikal atau BUMN itu di luar wewenang gubernur dan wakil gubernur," kata Ruddy kepada wartawan di Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (12/11/2012).

Upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi oleh pasangan Hade, kata Ruddy, tidak hanya berhenti di situ. Pada 29 Maret 2012, Gubernur Ahmad Heryawan melakukan penandatanganan Pakta Integritas bersama Bupati/Wali Kota sebagai wujud komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta pada 4-5 Oktober 2012 melakukan pencanangan Jawa Barat sebagai wilayah bebas korupsi.

"Jadi soal penelitian ICW yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi terkorup kelima dengan 14 kasus, jumlah tersebut disumbang justru oleh kabupaten kota. Dan kepala daerah yang harus bertanggung jawab telah diproses secara hukum tanpa dihalang-halangi oleh Pemprov Jawa Barat," tandasnya. [ito]

*http://www.inilahkoran.com/read/detail/1925715/korupsi-di-jabar-bukan-terjadi-di-pemprov


Catatan:

Diantara Kepala Daerah yang terjerat kasus korupsi dan sudah ditahan KPK serta diadili adalah Walikota Bekasi  Mochtar Mohammad (PDIP) dan Bupati Subang Eep Hidayat (yang juga Ketua DPC PDIP Subang).

Republika menulis: Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan kasasi jaksa KPK atas kasus korupsi Mochtar Mohamad. Politikus PDIP itu divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun dan denda Rp 300 juta serta uang pengganti Rp 639 juta.
Pengadilan tingkat kasasi menyatakan Mochtar bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi. Tindak pidananya, antara lain menyuap anggota DPRD Bekasi sebesar Rp 1,6 miliar.

Sementara untuk kasus Bupati Subang Eep Hidayat Majelis kasasi Mahkamah Agung (MA) memutuskan menghukum Eep Hidayat selama lima tahun penjara dan denda Rp200 juta serta subsider tiga bulan penjara karena korupsi senilai Rp 2,548 miliar.


Wali Kota Bekasi dan Bupati Subang Resmi Dipecat


[10 April 2012] - Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad dan Bupati Subang Eep Hidayat resmi dipecat dari jabatannya, setelah KPK resmi menetapkan tersangka kasus korupsi.


Gubernur Jabar Ahmad Heryawan telah mengusulkan pemecatan tersebut berdasarkan surat pemberhentian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Ruddy Gandakusumah mengatakan, hari ini Mendagri telah mengeluarkan SK pemberhentian bagi kedua pejabat yang kini meringkuk di Lapas Sukamiskin Bandung tersebut.


Rencananya Pemprov Jabar akan mengambil SK tersebut ke Jakarta, Selasa 10 April, hari ini. Selain itu, pada 30 Maret lalu Pemprov Jabar menerima radiogram dari Mendagri No T.131.32/1960/otda.


"Isi radiogram tersebut meminta gubernur supaya segera mengusulkan pemberhentian kedua pejabat tersebut," kata Ruddy, di Bandung, Senin (9/4/2012).


Radiogram, sambungnya, ditindaklanjuti Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dengan mengirimkan surat No 131/1761/Pem Um pada 5 April 2012 yang isinya mengusulkan pemberhentian dua pejabat tersebut.


Menurutnya, dengan akan diambilnya SK dari Mendagri, maka dua pejabat itu resmi dipecat dari jabatannya.


"Setelah menerima SK Mendagri akan diserahkan ke Dirjen. Selanjutnya gubernur mengundang PLT bupati dan unsur pimpinan daerah serta KPU untuk menyerahkan SK pemberhentian,” paparnya.


Selanjutnya DPRD Subang akan mengadakan rapat Paripurna untuk penggantian bupati/walikota sesuai pasal 131 PP 6/2005. Kata Ruddy, dua pejabat itu akan diganti wakil bupati atau wakil wali kota.


*
http://news.okezone.com/read/2012/04/10/339/608479/wali-kota-bekasi-dan-bupati-subang-resmi-dipecat

sumber:PKSpiyungan

12/11/12

Deddy Mizwar: Kang Aher orang baik, makanya saya mau mendampingi Kang Aher

Majunya aktor kawakan Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur pendamping Ahmad Heryawan ternyata mendapat dorongan lebih dari kawan seperjuangan Deddy Mizwar, yakni Didi Petet.

Ikut mendampingi saat pasangan Aher dan Deddy Mizwar mendaftar ke KPU, Didi mengatakan bahwa  Deddy sebelumnya meminta masukan untuk maju menjadi cawagub Aher. "Saya bilang kamu sudah saatnya membangun Jabar, dan mengabdi di Jabar," kata Didi Petet di kantor KPU Jabar, Sabtu (10/11/2012).

Deddy mengatakan, ia berubah pikiran untuk menerima pinangan Aher pada tanggal 4 November 2012. "Sejak tanggal 4 saya sudah menetapkan dan meneguhkan hati untuk maju bersama Kang Aher," kata Deddy.

Calon gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, dipilihnya Deddy Mizwar bukan karena artis dan memiliki popularitas, tetapi karena dia budayawan dan seniman besar. "Dia layak menjadi pendamping saya, dan dia juga akan membawa perubahan dengan menjaga jalannya pembangunan di Jabar," kata Aher.

Menurut Deddy, ia merasa diberi kehormatan untuk mendampingi Aher. Ia mengaku siap membantu Aher jika terpilih sebagai wakil gubernur. Dalam pandangan Deddy, Pilgub Jabar adalah peristiwa budaya. Rakyat hanya menitipkan kekuasaan. Jika rakyat menghendaki titipannya diambil, ia siap mengembalikannya. "Saya ingin melakukan pengabdian yang lain. Saya melihat Kang Aher orang baik, makanya saya mau mendampingi Kang Aher," ujar Deddy.

Sebelumnya, saat menggelar sarapan pagi bersama sejumlah jurnalis di sebuah rumah makan di Jalan Riau, Deddy mengaku tidak ada paksaan dari pihak mana pun untuk mendampingi Heryawan. "Saya mempertimbangkan ingin mengabdi pada masyarakat. Saya ingin membantu membangun Jawa Barat menjadi provinsi yang lebih baik lagi," kata aktor senior yang namanya tenar antara lain lewat film Naga Bonar itu.  

sumber: tribunnews

11/11/12

Testimoni dan Dukungan Para Artis untuk Deddy Mizwar Dampingi Aher

Rekan Artis Ramaikan Deklarasi Deddy Mizwar Jadi Cawagub Aher

Mendeklarasikan diri sebagai cawagub Jabar mendampingi cagub incumbent Ahmad Heryawan (Aher), Deddy Mizwar hadir dengan ditemani rekan-rekan artisnya. Mereka menyatakan dukungannya pada pemeran Bang Jack dalam sinetron religi Para Pencari Tuhan itu.

Hadir lebih dulu di lokasi deklarasi adalah Ahmad Heryawan. Ia mengenakan kemeja putih berkancing merah dan bendera merah putih di atas saku kirinya.

Kemudian pembawa acara, yaitu Sandrina Malakiano memanggil pendamping Aher. Namun yang datang dari balik kerumunan ternyata artis senior lainnya yaitu Didi Petet.

"Sebenarnya saya yang mau jadi wakil, salah ini fotonya," canda Didi sambil menunjuk spanduk bergambar Aher dan Dedi Mizwar.

Tak lama kemudian naik ke atas panggung, Zaskia Adya Meca didampingi Uding Nganga yang diketahui merupakan lawan peran Deddy di sinetron.

Menyusul dibelakangnya, Deddy Mizwar yang datang bersama Sys NS. Deddy terlihat mengenakan setelan yang sama dengan Aher.

Kehadiran Deddy dan sejumlah artis itu pun menarik antusias warga untuk mengambil gambar.

Dalam deklarasi tersebut, para artis tersebut turut memberika testimoni sebagai dukungannya pada 'Bang Jack'.

"Deddy Mizwar adalah Si Idung Gede. Itu bikin dia punya penciuman yang baik. Selain aktor dan artis, Deddy juga merupakan bapak yang arif dan bijak," ujar Udin yang mengenakan setelah hansip.

Sementara Zaskia menyatakan dukungannya pada Deddy yang dinilai akan bisa memegang amanah yang akan diembannya.

"Aku support Pa Haji, karena aku tau segala yang dilakukan sudah ada pertimbangan ibadahnya. Jadi ketika dia sudah mengambil keputusan ini, aku yakin sudah menimbang. Ketika menjalankan akan amanah," tuturnya.

Sementara Didi Petet menyatakan bahwa Deddy bukanlah orang yang oportunis.

"Saya kenal Deddy sejak berangkat berkarir. Dia itu konsisten. Dia itu mumpuni. Peduli pada masyarakat Jabar yang kaya budaya." katanya.

Sementara Sys NS memberikan testimoni bahwa Deddy adalah sahabatnya yang punya hati waras, nyali tegas dan otak cerdas.

"Orang bilang di Jabar perang artis, padahal Deddy ini beyond artis," tuturnya.

sumber: detik.com

10/11/12

Membaca Konstelasi Politik Pilgub Jabar & Peluang Aher | Kultwit @suryadelalu


Lalu Suryade
@suryadelalu

Aleg PKS DPRD Prop. Jawa Barat






  1. Sudikah bila kukultwit ttg konstalasi politik dan peluang kemenangan di PilgubJabar??

  2. Bismillah, ini mungkin yg disebut Jokowi-Effect itu.

  3. Kalo ada Gangnam Style, maka partai2 sibuk mencari Jokowi Style untuk Jabar.

  4. Persoalan taklah sederhana. Tiada manusia yg persis sama di dunia.

  5. Yg gocok untuk PilgubDKI belum tentu cocok untuk PilgubJabar.

  6. PKS sjk awal tentukan Aher, Golkar Yance, Demokrat Dede, dan PDIP Oneng.. Saya tak hapal yg perseorangan itu, ada yg tahu?

  7. Dulu pernah sy twit bhw koalisi PDIP dg Gerindra lanjut di PilgubJabar ...nyatanya Jokowi Effect itu membawa dampak tak positif utk itu.

  8. Satu hal lagi, ada yg berharap paket Hade lama dilanjutkan utk PilgubJabar kini. Tapi kadang rasa pede seseorang bisa lampaui segalanya.

  9. Maka muncullah pasangan2 yg sulit diprediksi siapa yg paling berpeluang untuk memenangkan PilgubJabar ... Ini ibarat EPL.

  10. Pertama, Dede Yusuf - Lex Laksmana.. Kabarnya akan disingkat Delman diusung hanya o/ PD.. Kondisi internal PD jadi soal tersendiri.

  11. Iwan Sulanjana yg akhirnya memenangkan kembali jabatan ketua DPD PD Jabar, sebelumnya berharap dia yg jadi cagub, didampingi Dede.

  12. Secara psikologis, itu bs berdampak pd perjalanan mesin PD sendiri.. Kabarnya, Iwan kecewa Dede belum pula sowan padanya seusai Musda.

  13. Dede memilih Lex Laksamana, mantan sekda Jabar sbg wakil, mungkin dg pertimbangan utk mengisi kekurangannya dlm hal birokrasi.

  14. Apakah mungkin Lex dpt menghimpun suara bg Delman.. Gak tau deh, yg jelas pasangan ini emang berpikir Dede dipasangin dg siapapun jadi koq.

  15. Apa iya Dede adalah segalanya untuk pengumpulan suara pemilih? Saya agak beda keyakinan dg Dede.. :))

  16. Itulah kenapa, ungkapan "Aher takkan jadi apa2 bila tanpa Dede" itu agak kurang baik menurut saya.. Terutama bagi Dede sendiri..

  17. Overconfidence.. Begitu kira2 kata Obama mah.. :)))

  18. Dulu saat dg Aher, dua hal yg bikin Dede kurang diungkit pihak lain. Satu, HADE gak diperhitungkan bakal menang. Dua, Dede hanya cawagub.

  19. Kini, tentu persoalannya beda. Dede adalah cagub.. Banyak pihak memperhatikan track recordnya, bahkan semenjak belum jadi wakil gubernur.

  20. Jadi 3 kendalanya: mesin politik PD tidak solid untuk Delman, krn pertentangan internal yg sedemikian rupa.. Figur Lex juga tidak populer.

  21. Kendala ketiga bagi Delman adalah dari figur cagubnya sendiri, Kang Dede.. Sekokoh apa beliau, mungkin saja diuji banyak pihak.

  22. (PKB Pusat pengen dukung Dede, Jabar pengen dukung Aher.. Alegnya cuman dua.. Tapi hub Aher dg konstituen PKB, bagus.)

  23. Pasangan kedua yg sdh pasti adalah Rieke-Teten.. Tadinya saya pikir Teten-Rieke.. Ini mengingat berbagai pertimbangan rasional.

  24. Rieke memang unggul dari segi popularitas & isu gender.. Tapi masyarakat lebih mengenalnya sbg Oneng.. Kata oneng itu berkonotasi negatif.

  25. It mungkin sebab dikedepankan nama Rieke bukan Oneng.. Beda dg Dede yg nama populer, walau nama aselinya Macan.. ;)

  26. Jabar beda dg DKI. Perdesaan, pengaruh tokoh (kyai) lokal, adanya komunitas2 dg karakter berbeda: Priangan, Cirebonan, Pakuan..

  27. Jokowi cepat peningkatan popularitasnya, hanya dg pemberitaan yg masif.. Kalo di Jabar belum tentu.

  28. Walau ada PR (Pikiran Rakyat, koran), orang Cirebon membaca koran yg berbeda dg orang Bogor, demikian pula dg orang Tasik.

  29. Teten, saya suka akang ini.. Setidaknya sama2 penggembala kambing.. Beliau dg domba Garut, saya kecil2an kambing susu Etawa.. :p

  30. Kalau Teten - Rieke bisa benar2 jadi kuda hitam.. Kalau Rieke - Teten, ga tau deh..

  31. Sunda mungkin suku bangsa paling berkarakter terbuka dg hal2 baru.. Termasuk figur perempuan.. Tentu, pendapat ini akan diuji dlm pilgub.

  32. Para kyai di Jabar juga ga resisten dg figur perempuan. Cuma kalo disodori cagubnya Rieke, mungkin mereka garuk2 kepala.. Ini asumsi.

  33. Ditambah lagi mesin politiknya hanya PDIP.. Penerimaan terhadap Teten di PDIP saya rasa jadi kendala..karena dua sebab...

  34. Pertama, ada kasus mundurnya (diminta mundur) Rudi Harsa selaku ketua PDIP Jabar.. Rudi orang berpengaruh.. Beberapa yg lain ikut mundur.

  35. Ada faksi2 di pengurus PDIP.. Juga Teten dg latar belakang ICW & TII -nya menyebabkannya dianggap "orang suci" oleh punggawa PDIP Jabar.

  36. PDIP Jabar usulkan Gatot, PDIP Pusat 'memaksakan' Teten.. Terdengar suara lirih di kalangan mereka.. "Mun Kang Teten mah sieun atuh".. :p

  37. Sieun itu artinya takut.. Ga tau deh kenapa kawan2 itu takut mengusung Kang Teten.. Yg jelas dalam konteks pemenangan. Ini soal serius.

  38. Mungkin mereka tak tinggal diam.. Tapi bisa jadi gerakan mesin politiknya gak maksimal.. Mungkin.. :)

  39. Jadi seberapa besar peluang Rieke-Teten.. PDIP mungkin berharap Jokowi Effect.. Namun salah2 efeknya bisa negatif.

  40. Golkar: Paket Yance-Tatang di Pilkada Jabar (berita detikcom)

  41. Nah, ada berita bhw Yance akan berpasangan dg Tatang Farhanul (mantan bupati Tasik) untuk PilgubJabar.

  42. Tatang, mantan saingan Rahmat Yasin (RY) ketika pencalonan ketua DPW PPP Jabar.. Ini bisa menarik dukungan kubu yg tak segaris dg RY di PPP.

  43. Sebagaimana diketahui, Tatang adalah mantan bupati Tasik yg sukses memenangkan PPP, dalam pemilu legislatif di Tasik.

  44. Kini RY, ketua PPP Jabar.. Pengaruhnya di Bogor sangat solid, juga di wil Jabar lainnya.. Suara PPP Tasik diduga terpecah.

  45. Memang pengaruh Tatang masih ada, tetapi tentu telah jauh berkurang.

  46. Tatang akan menghimpun 'haters' Rahmat Yasin di berbagai penjuru, al Hasan Zainal (aleg Jabar & Nukman AH (mantan wagub).

  47. Tatang itu sekum PPP Jabar di masa Nukman Abdul Hakim sebagai ketua.. :)

  48. Karena Tatang sdh di PAN, Rahmat Yasin punya alasan 'konstitusional' utk menindak yg tdk patuh..sebagaimana trhdp ketua DPRD Kota Tasik.

  49. Ketua DPRD Kota Tasik dipecat oleh RY, karena mencalonkan diri melalui partai lain, padahal PPP sdh punya calon bareng PKS.

  50. Nah, Aher kumaha..? Kumaha nya.. Kalo saya ngomong nanti dianggap gak obyektif..

  51. Ada dua hal ttg @aheryawan.. Pertama, karena kesadaran bhw popularitas dan elektabilitas ga turun dari langit..maka perlu kerja keras.

  52. Saya salut dg kerja keras @aheryawan baik dlm tugas2 pemerintahan maupun upaya komunikasi dg publik secara langsung maupun via socmed.

  53. Tengoklah komunikasinya yg interaktif di akun @aheryawan ...mungkin beliau cagub yg paling rajin menjawab mention.

  54. Namun, dg upaya sungguh2 demikian, popularitas masih belum mencapai prosentase yg meyakinkan.. Dan itu disadari.. Itulah sebab koalisi.

  55. Koalisi sbg pengusung telah final: PPP PKS Hanura.. Sabtu besok deklarasi sekalian pendaftaran.

  56. Selain koalisi, upaya menambah keyakinan jg dg mengambil figur cawagub yg popularitasnya tinggi.. Tapi, tak hanya populer, jg dikenal baik.

  57. Akhirnya figur cawagub ideal itupun telah deal.. Pasangan Aher dg cawagubnya telah disurvey, dan hasilnya dg berbagai simulasi, menang.

  58. Tapi, tak boleh dahului takdir. Proses koalisi, proses pencalonan, mesin politik yg mantap, tetaplah bkn jaminan. Kerja keras ttp penting.

  59. Besok Sabtu di Bandung, deklarasi Aher.

  60. Bila kita telah memenuhi semua syarat untuk raih kemenangan, suatu kekalahan pun bisa menyenangkan. 
sumber: PKSpiyungan

09/11/12

#PKSbekerja


Ibu, Pahlawan Sepanjang MasaIbu, Pahlawan Sepanjang Masa

Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia akan memperingati hari tersebut sebagai hari pahlawan. Upacara kenegaraan dan upacara di lembaga/ instansi pemerintah dan sebagian sekolah dilaksanakan dengan khusyu. Momentum hari tersebut diperingati untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan negara dan bangsa. Taman makam pahlawan di berbagai kota, boleh jadi juga akan ramai dikunjungi oleh masyarakat, baik yang masih ada hubungan keluarga atau tidak. Sekadar menaruh karangan bunga, berdoa dan mengenang perjuangan mereka. Begitulah pemandangan yang kita saksikan seputar hari pahlawan tanggal 10 November.
 
Meski tidak pernah dinobatkan oleh pemerintah sebagai pahlawan, meski tidak pernah dipublikasikan oleh media sebagai seorang pahlawan, meski tidak pernah mendapatkan tanda penghargaan berupa lencana dan sejenisnya, saya sangat yakin, dan saya juga yakin, Anda pasti setuju dengan keyakinan saya, bahwa “IBU ADALAH PAHLAWAN” .

Ya, Ibu, mama, emak, ummi, mami, nyak, atau sebutan apa saja, yang melekat pada sosok seorang perempuan yang tak pernah capai, tak pernah bosan, tak pernah berhenti, terus mencurahkan cintanya kepada ‘anak’ buah hatinya. Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, seorang ibu akan bersungguh-sungguh untuk selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Malam hari dalam kondisi lelah dan ngantuk, seorang ibu rela bangun untuk mengganti popok bayinya yang basah dengan kencing, rela begadang semalaman saat balitanya sakit panas dan rewel tidak bisa tidur. Menginjak anaknya usia 7-8 bulan, dengan keterbatasan tenaga mendampingi sang buah hati yang mulai aktif merangkak ke sana kemari. Sampai 3 tahun usia anaknya, seorang ibu dengan penuh kasih sayang dan kelembutan akan menuntun dan mengajarkan anaknya untuk lancar berbicara, mulai mengenal huruf-huruf hijaiyah dan huruf latin. Ditambah lagi harus mengeluarkan tenaga ekstra, karena biasanya anak usia 3 tahun secara fisik sedang sangat aktif bergerak ke sana kemari, sehingga nyaris rumah rapi/bersih hanya dalam hitungan menit. Belum lagi seorang ibu harus membagi waktu dan tenaganya untuk kewajiban lain, sebagai seorang istri yang berbakti kepada suaminya, sebagai seorang daiyah yang ditunggu perannya di tengah masyarakat.

Memasuki usia dan dunia sekolah, perjuangan seorang ibu di medan lain pun telah menanti. Hari-hari pertama anak memasuki dunia barunya di sekolah, bagi sebagian anak mungkin tidak menjadi masalah, dalam waktu yang cepat bisa langsung beradaptasi dengan teman-teman di kelasnya, dan gurunya. Tapi sebagian anak, masa awal adaptasi menjadi masa yang cukup menegangkan, adakah dirinya akan selalu aman, jika aku jauh dari ibu. Dalam kondisi anak seperti ini, tentu bagi ibu butuh kesabaran untuk meyakinkan dan mendampingi anak, sampai anak siap lepas dari dirinya.

Saya pernah mendengar curhat dari seorang teman, ketika saya meminta maaf telat datang mengisi ta’lim karena beberapa saat saya harus menemani anak saya, awal masuk TK, beberapa hari sebelum akhirnya mau masuk kelas, dia selalu memegang ujung baju/jilbab, dan bersembunyi di balik badan saya. Ibu tadi menyampaikan bahwa, kalau saya masih lebih bagus, anaknya masih TK, dan hanya 2-3 hari. Dia melanjutkan, dulu anak saya, waktu awal masuk SD, selama 1 bulan, saya masih harus menemani masuk ke dalam kelas. “Woww…” saya sempat melongo. Dalam hati saya berpikir, kalau seperti itu sih sudah keterlaluan, tapi tentu saya mengatur kata-kata yang indah dalam menyampaikannya. Begitulah, di antara dinamika dan perjuangan seorang ibu.

Ketika anak mulai besar, boleh jadi perhatian dan capai fisik sudah mulai berkurang dirasakan oleh seorang ibu, tapi bukan berarti perjuangan selesai. Perjalanan masih panjang. Ibu akan selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan biaya sekolah anak-anaknya, ia rela banting tulang bekerja tak kenal lelah, karena biaya pendidikan yang terus melangit, sementara penghasilan suaminya tak bisa mengejarnya. Belanja untuk konsumsi harian akan diakali sedemikian rupa, agar bisa menabung untuk pendidikan anaknya.

Saya jadi teringat dengan kisah di zaman Rasulullah, saat seorang ibu dengan dua anaknya telah menerima sedekah sebutir kurma, dibelahlah kurma tersebut menjadi dua bagian, kemudian diberikan kepada dua anaknya masing-masing satu bagian, sementara sang ibu tidak mendapatkan secuil pun, tapi dia bahagia, dia tersenyum, karena dia telah membahagiakan anaknya. Kebahagiaan anak, akan menjadi kebahagiaan dirinya. Cintanya tak pernah pupus, kasih sayangnya tak pernah lekang, perjuangannya tak kenal lelah, doanya tak henti dipanjatkan, demi kebahagiaan dan kesuksesan anak-anaknya. Menjadi semakin mudah bagi kita untuk memahami, mengapa Rasul saw menyampaikan kepada kita bahwa “al jannatu tahta aqdamil ummahat” surga ada di bawah telapak kaki ibu. Semoga kita pandai mensyukuri, memberikan yang terbaik untuk ibu, meski kita sadar, jasa ibu tidak akan pernah dapat dibalas oleh anaknya. IBU, kaulah orang terbaik di dunia. IBU, pahlawan sepanjang masa. Rabbigfirlie waliiwalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanie shaghiraa. Aamiin…..

Sumber: dakwatuna

PKS Gunungpati

Berita Nasional

Tokoh

 

© Copyright PKS Gunungpati 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Pratama Widodo.