News Update :

Terbaru

Berita internasional

Info PKS

Dunia Islam

Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Nasional. Tampilkan semua postingan

13/11/12

Korupsi di Jabar Bukan Terjadi di Pemprov, Tapi Ternyata... Anda Akan Kaget

Korupsi di Jabar Bukan Terjadi di Pemprov


Bandung - Kepala Biro Humas, Protokol, dan Umum Pemprov Jabar Ruddy Gandakusumah memastikan pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf lebih banyak menorehkan prestasi.

Sementara isu korupsi yang dihembuskan tidak beralasan karena tidak pernah terbukti.

"Pemprov Jabar justru dapat predikat laporan keuangan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Kalau ada kasus-kasus korupsi di wilayah Jabar dalam arti di kabupaten kota atau instansi vertikal atau BUMN itu di luar wewenang gubernur dan wakil gubernur," kata Ruddy kepada wartawan di Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (12/11/2012).

Upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi oleh pasangan Hade, kata Ruddy, tidak hanya berhenti di situ. Pada 29 Maret 2012, Gubernur Ahmad Heryawan melakukan penandatanganan Pakta Integritas bersama Bupati/Wali Kota sebagai wujud komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta pada 4-5 Oktober 2012 melakukan pencanangan Jawa Barat sebagai wilayah bebas korupsi.

"Jadi soal penelitian ICW yang menyebut Jawa Barat sebagai provinsi terkorup kelima dengan 14 kasus, jumlah tersebut disumbang justru oleh kabupaten kota. Dan kepala daerah yang harus bertanggung jawab telah diproses secara hukum tanpa dihalang-halangi oleh Pemprov Jawa Barat," tandasnya. [ito]

*http://www.inilahkoran.com/read/detail/1925715/korupsi-di-jabar-bukan-terjadi-di-pemprov


Catatan:

Diantara Kepala Daerah yang terjerat kasus korupsi dan sudah ditahan KPK serta diadili adalah Walikota Bekasi  Mochtar Mohammad (PDIP) dan Bupati Subang Eep Hidayat (yang juga Ketua DPC PDIP Subang).

Republika menulis: Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan kasasi jaksa KPK atas kasus korupsi Mochtar Mohamad. Politikus PDIP itu divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun dan denda Rp 300 juta serta uang pengganti Rp 639 juta.
Pengadilan tingkat kasasi menyatakan Mochtar bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi. Tindak pidananya, antara lain menyuap anggota DPRD Bekasi sebesar Rp 1,6 miliar.

Sementara untuk kasus Bupati Subang Eep Hidayat Majelis kasasi Mahkamah Agung (MA) memutuskan menghukum Eep Hidayat selama lima tahun penjara dan denda Rp200 juta serta subsider tiga bulan penjara karena korupsi senilai Rp 2,548 miliar.


Wali Kota Bekasi dan Bupati Subang Resmi Dipecat


[10 April 2012] - Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad dan Bupati Subang Eep Hidayat resmi dipecat dari jabatannya, setelah KPK resmi menetapkan tersangka kasus korupsi.


Gubernur Jabar Ahmad Heryawan telah mengusulkan pemecatan tersebut berdasarkan surat pemberhentian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Kepala Biro Humas Protokol dan Umum Ruddy Gandakusumah mengatakan, hari ini Mendagri telah mengeluarkan SK pemberhentian bagi kedua pejabat yang kini meringkuk di Lapas Sukamiskin Bandung tersebut.


Rencananya Pemprov Jabar akan mengambil SK tersebut ke Jakarta, Selasa 10 April, hari ini. Selain itu, pada 30 Maret lalu Pemprov Jabar menerima radiogram dari Mendagri No T.131.32/1960/otda.


"Isi radiogram tersebut meminta gubernur supaya segera mengusulkan pemberhentian kedua pejabat tersebut," kata Ruddy, di Bandung, Senin (9/4/2012).


Radiogram, sambungnya, ditindaklanjuti Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dengan mengirimkan surat No 131/1761/Pem Um pada 5 April 2012 yang isinya mengusulkan pemberhentian dua pejabat tersebut.


Menurutnya, dengan akan diambilnya SK dari Mendagri, maka dua pejabat itu resmi dipecat dari jabatannya.


"Setelah menerima SK Mendagri akan diserahkan ke Dirjen. Selanjutnya gubernur mengundang PLT bupati dan unsur pimpinan daerah serta KPU untuk menyerahkan SK pemberhentian,” paparnya.


Selanjutnya DPRD Subang akan mengadakan rapat Paripurna untuk penggantian bupati/walikota sesuai pasal 131 PP 6/2005. Kata Ruddy, dua pejabat itu akan diganti wakil bupati atau wakil wali kota.


*
http://news.okezone.com/read/2012/04/10/339/608479/wali-kota-bekasi-dan-bupati-subang-resmi-dipecat

sumber:PKSpiyungan

12/11/12

Deddy Mizwar: Kang Aher orang baik, makanya saya mau mendampingi Kang Aher

Majunya aktor kawakan Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur pendamping Ahmad Heryawan ternyata mendapat dorongan lebih dari kawan seperjuangan Deddy Mizwar, yakni Didi Petet.

Ikut mendampingi saat pasangan Aher dan Deddy Mizwar mendaftar ke KPU, Didi mengatakan bahwa  Deddy sebelumnya meminta masukan untuk maju menjadi cawagub Aher. "Saya bilang kamu sudah saatnya membangun Jabar, dan mengabdi di Jabar," kata Didi Petet di kantor KPU Jabar, Sabtu (10/11/2012).

Deddy mengatakan, ia berubah pikiran untuk menerima pinangan Aher pada tanggal 4 November 2012. "Sejak tanggal 4 saya sudah menetapkan dan meneguhkan hati untuk maju bersama Kang Aher," kata Deddy.

Calon gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, dipilihnya Deddy Mizwar bukan karena artis dan memiliki popularitas, tetapi karena dia budayawan dan seniman besar. "Dia layak menjadi pendamping saya, dan dia juga akan membawa perubahan dengan menjaga jalannya pembangunan di Jabar," kata Aher.

Menurut Deddy, ia merasa diberi kehormatan untuk mendampingi Aher. Ia mengaku siap membantu Aher jika terpilih sebagai wakil gubernur. Dalam pandangan Deddy, Pilgub Jabar adalah peristiwa budaya. Rakyat hanya menitipkan kekuasaan. Jika rakyat menghendaki titipannya diambil, ia siap mengembalikannya. "Saya ingin melakukan pengabdian yang lain. Saya melihat Kang Aher orang baik, makanya saya mau mendampingi Kang Aher," ujar Deddy.

Sebelumnya, saat menggelar sarapan pagi bersama sejumlah jurnalis di sebuah rumah makan di Jalan Riau, Deddy mengaku tidak ada paksaan dari pihak mana pun untuk mendampingi Heryawan. "Saya mempertimbangkan ingin mengabdi pada masyarakat. Saya ingin membantu membangun Jawa Barat menjadi provinsi yang lebih baik lagi," kata aktor senior yang namanya tenar antara lain lewat film Naga Bonar itu.  

sumber: tribunnews

11/11/12

Testimoni dan Dukungan Para Artis untuk Deddy Mizwar Dampingi Aher

Rekan Artis Ramaikan Deklarasi Deddy Mizwar Jadi Cawagub Aher

Mendeklarasikan diri sebagai cawagub Jabar mendampingi cagub incumbent Ahmad Heryawan (Aher), Deddy Mizwar hadir dengan ditemani rekan-rekan artisnya. Mereka menyatakan dukungannya pada pemeran Bang Jack dalam sinetron religi Para Pencari Tuhan itu.

Hadir lebih dulu di lokasi deklarasi adalah Ahmad Heryawan. Ia mengenakan kemeja putih berkancing merah dan bendera merah putih di atas saku kirinya.

Kemudian pembawa acara, yaitu Sandrina Malakiano memanggil pendamping Aher. Namun yang datang dari balik kerumunan ternyata artis senior lainnya yaitu Didi Petet.

"Sebenarnya saya yang mau jadi wakil, salah ini fotonya," canda Didi sambil menunjuk spanduk bergambar Aher dan Dedi Mizwar.

Tak lama kemudian naik ke atas panggung, Zaskia Adya Meca didampingi Uding Nganga yang diketahui merupakan lawan peran Deddy di sinetron.

Menyusul dibelakangnya, Deddy Mizwar yang datang bersama Sys NS. Deddy terlihat mengenakan setelan yang sama dengan Aher.

Kehadiran Deddy dan sejumlah artis itu pun menarik antusias warga untuk mengambil gambar.

Dalam deklarasi tersebut, para artis tersebut turut memberika testimoni sebagai dukungannya pada 'Bang Jack'.

"Deddy Mizwar adalah Si Idung Gede. Itu bikin dia punya penciuman yang baik. Selain aktor dan artis, Deddy juga merupakan bapak yang arif dan bijak," ujar Udin yang mengenakan setelah hansip.

Sementara Zaskia menyatakan dukungannya pada Deddy yang dinilai akan bisa memegang amanah yang akan diembannya.

"Aku support Pa Haji, karena aku tau segala yang dilakukan sudah ada pertimbangan ibadahnya. Jadi ketika dia sudah mengambil keputusan ini, aku yakin sudah menimbang. Ketika menjalankan akan amanah," tuturnya.

Sementara Didi Petet menyatakan bahwa Deddy bukanlah orang yang oportunis.

"Saya kenal Deddy sejak berangkat berkarir. Dia itu konsisten. Dia itu mumpuni. Peduli pada masyarakat Jabar yang kaya budaya." katanya.

Sementara Sys NS memberikan testimoni bahwa Deddy adalah sahabatnya yang punya hati waras, nyali tegas dan otak cerdas.

"Orang bilang di Jabar perang artis, padahal Deddy ini beyond artis," tuturnya.

sumber: detik.com

08/11/12

Milad Seabad, Hajatan Terbesar Muhammadiyah


JAKARTA-Perhelatan akbar Muhammadiyah bertajuk Milad Satu Abad Muhammadiyah di Sentul International Conference Center (SICC), Ahad (18/11) mendatang menjadi hajatan terbesar ormas yang dipelopori KH Ahmad Dahlan ini. Puluhan ribu warga Muhammadiyah diprediksi berbondong-bondong pula hadir di ibukota.

“Selain warga Muhammadiyah yang akan datang langsung ke lokasi hajatan, akan ada teleconference dengan warga Muhammadiyah dari Riau, Makassar, Jawa Timur dan Yogyakarta yang langsung dipimpin Ketua Umum Din Syamsudin,” kata Ketua Panitia Milad 1 Abad Muhammadiyah Prof Suyatno, Rabu (7/11).

Momen milad bertema Sang Surya Tiada Henti Menyinari Negeri ini, menurutnya, akan menjadi ajang untuk meningkatkan kembali semangat menjadi warga Muhammadiyah sejati. “Kita akan teguhkan komitmen organisasi,” lanjut Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Hamka (Uhamka) ini.

Selain itu, milad juga akan menjadi ajang evaluasi perjalanan Muhammadiyah sepanjang 100 tahun berkiprah. Karenanya sejumlah tokoh besar termasuk ketua MPR, DPR dan DPD akan hadir dalam kegiatan tersebut.

Sumber: republika

05/11/12

Dosen Tak Bernyawa

Berikut ini adalah tulisan terakhir dari Ukhtina  Novilia Lutfiatul, salah seorang mahasiswi Kedokteran Universitas Diponegoro yang menjadi korban dalam kecelakaan maut di Baturaden, Purwokerto. Tulisan ini diposting tanggal 1 November 2012 lalu. Semoga Allah menempatkan beliau sebagai salah satu da’iyah yang menghuni surga. Semoga tulisan beliau ini menjadi i’tibar bagi kita yang masih hidup mengenai kematian:

“Manusia berawal dari setetes air mani yang hina. Berakhir menjadi seonggok daging yang membusuk. Dan saat ini berada diantara keduanya dengan membawa kotoran kemana-mana.”  (Salim A. Fillah – Dalam Dekapan Ukhuwah)

Kematian  merupakan salah satu topik yang sangat dihindari oleh kebanyakan orang, apalagi kita yang masih muda-muda. Sukar dimulai dan mudah untuk dihentikan. Padahal setiap manusia tak akan pernah tahu waktu kedatangannya. Kematian tak akan memandang umur, tua muda akan mati bila waktunya memang telah tiba.

Setiap kali memasuki ruangan praktikum anatomi jantungku selalu berdesir miris. Seonggok tubuh yang terbujur kaku dengan bentuk yang sudah tak beraturan dan tak “manusiawi” menjadi pemandangan yang selalu ditemui setiap minggunya. Melawan  kodrat alam, dipaksa tak membusuk dengan formalin. Tubuh-tubuh yang dulunya selalu dibanggakan, tegap, gagah, langsing dan sebagainya yang menjadi pemicu dosa bila tak digunakan dalam koridor syariat-Nya.

Untuk melawan rasa takut, hal pertama yang aku perhatikan saat menghadapi cadaver adalah wajahnya. Walaupun tetap bergidik merinding melihat otot-otot wajah yang menegang saat sakaratul maut. Tergambar jelas kesakitan yang dirasakan saat  detik-detik malaikat Izrail menjemput. Bahkan manusia termulia, dengan pengambilan ruh yang benar-benar pelan dan lembut  saja merasakan sakit yang benar-benar sakit. Apalagi kita, yang sadar akan siksa neraka namun tetap rutin berbuat dosa.

Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut.

Seringkali  tak teganya rasanya membuka lapisan demi lapisan  kulit mereka, menarik-narik otot untuk mencari perlekatannya, mengorek-ngorek menemukan pembuluh darah serta syaraf yang letaknya tersembunyi dan lain-lain. “Ini dulunya juga manusia Nov, sama sepertimu,  maka perlakukanlah dengan baik dan lembut,” ucapku pada diri sendiri.

Perasaan jijik juga sering mendatangi, bersyukur pada Allah yang memberikan rasa lupa pada manusia. Sehingga aku dan teman-teman masih bisa makan walaupun baru saja memegang dan berkutat dengan cadaver menggunakan tangan kosong, setelah cuci tangan tentunya.

Laboratorium anatomi dan seluruh mayat-mayat  didalamnya selalu mengingatkanku akan datangnya kematian yang tak tahu kapan akan menjemputku. Mereka  adalah guru-guruku, guru dunia karena mengajarkan banyak ilmu pengetahuan serta guru akhirat yang menjadi reminder akan kehidupan dunia yang sementara ini.

Mayat-mayat yang tak jelas asal usulnya, tunawisma, preman dengan tato-tato di tubuhnya dan entah siapa itu tak pernah mengharapkan tubuhnya disayat-sayat dan dipotong-potong menjadi media pembelajaran kami. Semasa hidupnya mereka pasti mengharapkan mayatnya kelak diurus sewajarnya. Dimandikan, disholatkan, dikafani, dimakamkan, dan didoakan oleh keluarga. Pantas atau tidak mereka bisa disebut orang-orang yang tidak beruntung.

Salah seorang temanku pernah bertanya “Apa dosa-dosa mereka bisa tergugurkan ya? Secara fisik mereka adalah preman yang tak pernah kita tahu amal ibadahnya, dan dilihat dari niat mereka tak pernah berharap jadi media praktikum.”

“Hanya Allah yang tahu, tugas kitalah selalu berdoa agar dosa-dosa mereka diampuni melalui setiap sentuhan dan perlakuan yang kita berikan pada mereka,” ucapku menutup pembicaraan seusai praktikum bebas malam itu.

Ya Allah, siapapun mereka, ampunilah dosa-dosa mereka
Jadikanlah setiap perlakuan yang kami berikan sebagai penggugur dosa mereka
Terimalah setiap amal ibadah mereka semasa hidup dulu
Gantikanlah liang lahat mereka dengan rumah-rumah surga-Mu
Gantilah kain kafan mereka dengan baju-baju kebesaran penghuni surga
Sayangilah mereka
Karena mereka kami mengenal ilmu-ilmu Mu
Karena mereka kami menjadi orang yang bersyukur
Dan karena mereka, kelak kami bisa menolong hamba-hamba Mu

Novilia Lutfiatul

sumber: fimadani

25/10/12

Dr Salim Dan Istri Pilih Nginap Di Rumah Warga Dalam Kunjungan Kerjanya

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri memilih untuk bermalam di rumah warga di sela-sela kunjungan kerjanya di Wonosobo. Berbaur merupakan cara Salim Segaf untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Bersama sang istri, Zainab Salim Segaf Al Jufri, ia kemudian menginap di rumah warga di kawasan Kalibeber, Wonosobo, Jawa Tengah. Itu merupakan tempat program Bedah Kampung Kementerian Sosial dicanangkan hari ini.

"Menteri itu hanya jabatan. Bagaimana mau dekat dengan rakyat kalau tidak mau berbaur dengan mereka?" ujar kepada Media Indonesia, Rabu (24/10). Bersama Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, ia melakukan pencanangan program Bedah Kampung di beberapa daerah di Jawa Tengah.[mediaindonesia]
 
Sumber: Islamedia

24/10/12

Becak Wisata Pemberian Mensos

 Semarang- Selasa (23/10), Selain bersama istri meresmikan program "Bedah Kampung" di Kelurakan Pakintelan, beliau juga memberikan bantuan sejumlah becak yang yang natinya akan dikembangkan lokasi becak wisata di bundaran Tugumuda, Lawangsewu, serta Museum Mandala Bhakti dan Kawasan Kotalama. Adapun tujuan dari pengembangan becak wisata ini adalah untuk mensukseskan penanggulangan kemiskinan di kota Semarang.


 Nampak Ibu Sebelah Kiri Melihat Pak Mensos dengan Senang Mencoba Menunggangi Becak dan Tak Segan Pak Mensos Memakai Caping/Tudung Milik Tukang Becaknya.




liputan: Widodo/Humas DPC PKS Gunungpati, Kota Semarang

23/10/12

Mensos Salim Segaf Al Jufri "Bedah Kampung" di Semarang


Semarang - Selasa (23/10), Menteri Sosial RI Dr. Salim Segaf Al Jufri barsama istri menghadiri dan meresmikan “Bedah Kampung” di desa Pakintelan, Gunungpati, Kota Semarang.  Menteri yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera ini selain datang bersama istri tercintanya, beliau juga didampingi oleh Plt Wali Kota Semarang.

Dengan ajakan “Mari Sukseskan Bedah Kampung Menuju Masyarakat Sejahtera”, di Kecamatan Gunungpati menargetkan bedah rumah di tiga Kelurahan, yaitu Sumurejo, Pakintelan, dan Sekaran yang mana pada masing-masing Kelurahan tersebut akan dibangun 100 unit rumah warga.

Beliau Dr. Salim Segaf Al Jufri menargetkan sampai tahun 2013 program bedah rumah 1000 titik, yang mana disetiap titik terdapat 100 rumah jadi totalnya ada 100.000 rumah.

Adapun tujuan dari bedah kampung sendiri yakni sebagai sarana memupuk semangat gotong royong, sebab bedah kampung nantinya melibatkan unsur masyarakat, pemuda, masyarakat yang beda agama, dan beda suku. Dengan dicanangkan program ini maka setiap orang akan saling berkenalan, saling mencintai satu dengan yang lain, dan saling menghormati. Dengan terjadinya bencana dan konflik sosial, yang diinginkan dari bedah kampung ini menjadi perekat sosial agar saling menyayangi satu sama lainnya.

Diakhir wawancaranya dengan pertanyaan, “Setelah di kota Semarang, hingga akhir 20013 nanti ada beberapa lagi target lokasi untuk bedah kampung ini pak?”. Beliau menuturkan, “Kita setiap bulannya bisa dua sampai tiga tempat, dari Semarang kita akan ke Wonosobo, dilanjutkan setelah lebaran Idul Adha di Tulung Agung berikutnya terus. Jadi GA ADA HARI TAMPA BEDAH KAMPUNG, mudah-mudahan tiap minggu ada selalu.”

 Pak Mensos Ikutan Masang Batako


 Salah Satu Rumah Warga Yang Ikut Dibedah dari Sembilan Titik yang Dikunjungi


Spanduk Penyambutan Dari DPC PKS Gunungpati

liputan: Widodo/Humas DPC PKS Gunungpati, Kota Semarang

17/10/12

Deddy Mizwar: Aher, Calon Gubernur Terbaik

Aktor, sutradara sekaligus produser film, Deddy Mizwar menilai sosok Ahmad Heryawan sebagai calon terbaik dibandingkan calon lainnya yang akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013 mendatang.

“Saya bukan menjilat. Dari sejumlah calon Gubernur yang muncul, kang Aher masih yang terbaik,” ujar Deddy pada sela-sela silaturahmi dengan sejumlah organisasi masyarakat di Jabar, Selasa (16/10/2012).

Deddy yang saat itu mengenakan pangsi warna hitam mengaku, dirinya sempat melakukan dialog dengan Ahmad Heryawan. Dalam dialog tersebut Aher bercerita banyak kepadanya soal kemajuan Jabar.

“Banyak yang telah dilakukan kang Aher yang tidak dilakukan gubernur sebelumnya,” pungkasnya. (ang/inilah)

Sumber: dakwatuna

16/10/12

Jangan Katakan Tidak Jika Rakyat Meminta


"Buat saya sebuah jabatan itu adalah fatamorgana. Saya sebagai warga negara Indonesia yang mempunyai peranan di masyarakat substansi hidup saya yaitu harus bermanfaat bagi sesama dengan peranya masing-masing. Kita menyepakati satu hal disini, bahwa kang Aher itu orang baik, dan saya akan merasa sangat berdosa jika tidak membantu beliau, ini adalah ungkapan tulus. 
Dari beberapa calon yang muncul menurut saya kang Aher jauh lebih baik, walaupun dari segi popularitas masih ada yg lebih populer, namun tak mengapa kalau kang Aher tak terlalu populer didunia, namun saya yakin beliau sangat populer dikalangan penghuni langit. Untuk itu saya akan membantu beliau untuk melanjutkan amanah kepemimpinanya, dari sekedar berdoa dalam hati sampai menjadi Wakil Gubernur."

(Dedi Mizwar, Bandung 16 Oktober 2012)

15/10/12

Aleg PKS Semarang Siap Batalkan Pembongkaran Mushola di Semarang

Semarang-Anggota DPRD Kota Semarang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Afif akan berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi GP Ansor perihal pembongkaran Mushola di Kota Semarang akibat dari rencana pendirian Mall.

"Saya pribadi mendorong untuk tidak ada penggusuran. Saya berharap masalah ini bisa segera selesai". Demikian papar Muhammad Afif sebagaimana diberitakan harian lokal Suara Merdeka saat menerima perwakilan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Semarang, Senin (15/10).

GP Anshor ingin menanyakan rencana penggusuran Mushola Nurul Ikhlas di Jalan Petempen Selatan No 2, Kembangsari, Semarang Tengah, akibat adanya proyek sebuah apartemen. Secara tegas GP Ansor menolak pembongkaran dan meminta anggota DPRD untuk mendesak Pemkot Semarang mempertahankan dan bahkan merenovasi mushola.

Manfaatnya lebih besar daripada dijadikan lahan parkir sebuah apartemen di sampingnya. Kabarnya mushola itu akan direlokasi ke tempat lain yang lokasinya lebih ke dalam, sehingga sulit diakses masyarakat umum," kata Ketua Cabang GP Ansor Kota Semarang, Syaichu Amrin.

Anggota Komisi D, Muhammad Afif mengatakan, komisinya akan menindaklanjuti tuntutan pemuda Ansor. Permasalahan ini perlu diusut, termasuk tentang status tanah, pekerjaan apartemen yang sedang berlangsung, dan dukungan warga yang ada ada di sana. 
 
sumber: suaramerdeka

09/10/12

PKS apresiasi pidato SBY seputar Kisruh KPK vs POLRI

Jakarta—Kisruh dua lembaga  Indonesia, KPK dan POLRI menuai protes keras dari sejmulah kalangan. Lalu setelah Presiden melakukan pidato seputar kisruh tersebut, banyak pihak memuji pidato SBY tersebut, salah satunya adalah anggota DPRRI. Anggota Komisi III DPR dari PKS Aboebakar Alhabsy mengapresiasi Pidato Presiden SBY dalam menyelesaikan perseteruan antara Polri dan KPK. Menurutnya, pidato Presiden SBY dinantikan masyarakat Indonesia.

Politisi PKS ini juga mengapresiasi kesuksesan Presiden menjembatani komunikasi antara KPK dan Polri. "Ini yang telah lama diharapkan publik," ungkapnya.

Anggota DPR ini menilai apa yang disampaikan presiden sudah tepat. Khususnya, sebagai penegak hukum komisioner KPK jangan terlalu mengedepankan publisitas media di tengah due process of law.

"Itu dulu kan juga janji Abraham Samad saat fit and proper test, semoga saja tak lupa. Apalagi mengumbar statemen tidak memerlukan political will dari DPR dan Presiden. Nah, sekarang ternyata akhirnya juga meminta Presiden turun gunung," ungkapnya mengingatkan KPK.

Untuk itu, Aboebakar meminta agar janganlah hal itu sampai terluang lagi. Pasalnya, bila sering melakukan curhat politik kepada publik melalui media, hal tersebut berpotensi membuat disharmonisasi hubungan antar lembaga.

Selain itu, dia juga mengapresiasi sikap tegas presiden untuk menghentikan pembahasan RUU KPK. Karena di pemerintah SBY sebagai kepala pemerintahan, di sisi lain sebagai ketua dewan pembina partai, semoga saja fraksinya segera mengikuti instruksi tersebut.

Lebih lanjut ia berharap, apa yang dicapai oleh KPK dan Polri hari ini serta apa yang disampaikan oleh Presiden akan segera dapat diimplementasikan.

Ia tidak ingin apa yang terjadi tak sekedar sebagai angin segar saja. Karena masih banyak PR menunggu. Di antaranya, kasus Hambalang, Wisma Atlet dan Century sudah menunggu. Karena itu, pesannya, jangan membuang energi untuk perkara yang kurang penting.
 
Sumber: Tribunnews

08/10/12

Alhamdulillah, PKS Berhasil Menangkan Pilkada Tiga Kabupaten di Lampung

Gufron Azis Fuadi
BANDARLAMPUNG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memenangkan pemilukada di tiga kabupaten di Lampung. Pasangan calon bupati-wakil bupati yang diusung PKS menang di Tanggamus, Tulangbawang, dan Lampung Barat.

Tak pelak, kemenangan ini membuat PKS makin percaya diri. PKS berkeinginan mengulang sukses serupa pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung.


Ketua Umum DPW PKS Lampung Gufron Azis Fuadi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan dalam pencapaian pilkada di tiga kabupaten tahun ini. Dia juga berharap agar kesuksesan serupa terulang pada pilgub.


’’Terpenting adalah bagaimana agar kemenangan dalam pilkada ini bisa menjadi momen meningkatkan semangat kader dan pengurus PKS untuk terus bekerja melayani masyarakat," ujar Gufron dalam Nadwah (Kajian) Struktur PKS se-Lampung kemarin.


Menurut Gufron, pilkada hanya salah satu momentum bergiatnya partai politik. ’’Bagi kami, aktivitas kepartaian bukan hanya dalam bentuk kerja politis selama pemilu dan pilkada. Aktivitas kemasyarakatan maupun pembinaan kader harus tetap dihidupkan secara terus-menerus dan kapan saja," ungkap Gufron.


Sedangkan rekonsolidasi diantaranya tampak pada Kajian Berkala Struktur PKS se-Lampung yang kali ini mengangkat tema Partisipasi Kader dan Revitalisasi Peran Kemasyarakatan.


Walaupun banyak yang mengakui PKS sebagai partai yang kokoh dan solid dari sisi kaderisasi, Gufron sendiri mengakui bahwa PKS masih punya pekerjaan rumah dalam hal ketokohan. 

sumber: pkspiyungan 

07/10/12

Novel Baswedan, Aktor Utama Dibalik Tragedi di Gedung KPK #SaveKPK

Novel Baswedan dan isteri
KOMPOL Novel Baswedan mendadak menjadi pembicaraan  setelah adanya aksi penjemputan paksa yang dilakukan beberapa polisi di Gedung KPK Jumat 5 Okteber 2012 lalu. Siapa sebenarnya sosok Kompol Novel Baswedan?

Kompol Novel Baswedan yang lebih akrab dipanggil Novel merupakan putra kelahiran Semarang Jawa Tengah pada tahun 1977, dia merupakan alumni Akpol pada tahun 1996. Kiprahnya di kepolisian sudah tidak diragukan lagi, beberapa kasus berhasil dia ungkap dan jabatan terakhirnya sebelum di KPK yakni bertugas selama tujuh tahun di Mapolda Bengkulu dari tahun 1999 hingga 2005,Novel menjabat sebagai kasatserse Polda Bengkulu.  Saat bertugas, Novel merupakan salah satu perwira kepolisian yang disegani dan akrab dengan para bawahannya.

Kompol Novel Baswedan juga adik sepupu dari Rektor Universitas Paramadina Aniesbaswedan yang merupakan aktifis antikorupsi. Kiprah Kompol Novel Baswedan di KPK sangat ditakuti, ia terkenal sebagai penyidik bertangan dingin yang merupakan penyidik terbaik dari KPK dan mutiaranya KPK. Hingga dia digelari sebagai sang panglima penyidik kasus-kasus besar.

Kasus-kasus besar yang telah berhasil diselidiki oleh Kompol Novel Baswedan seperti kasus korupsi Wisma Atlet yang melibatkan Nazarudin, Novel juga berhasil mengungkap kasus korupsi yang dilakukan putri Indonesia yang merupakan politisi ulung dari Partai Demokrat Anggelina Sondakh yang terlibat dalam kasus suap penganggaran di Kemenpora dan Kemendikbud, setelah itu Novel juga berhasil mengungkap kasus dugaan suap penganggaran Al-Qur’an yang melibatkan politisi partai Golkar Zulkarnaen Zabar, Novel juga berhasil mengungkap kasus Bupati Buol Amran Bataliou dan yang terakhir yakni Kompol Novel merupakan penyidik utama dan inisiator yang bersikeras untuk mengungkap adanya dugaan kasus di Mapolri Satlantas yakni  kasus Sim Simulator yang melibatkan petinggi Polri Irjen Pol Djoko Susilo yang oleh KPK sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diperiksa intens pada Jumat lalu (5/10).

Akibat eskalasi kasus korupsi di tubuh POLRI yang sedang ditangai KPK inilah pihak-pihak tertentu menjadi 'incaran' salah satunya sang aktor utama yakni Kompol Novel Baswedan dengan dibuka kembali 'kasus' lama yang terjadi pada tahun 2004.

'Kasus' tersebut terjadi ketika Novel Baswedan menjabat sebagai Kasatserse Polres Bengkulu, Polda Bengkulu, periode 1999-2005. Saat itu, anak buah Novel melakukan tindakan melanggar hukum, hingga orang yang dilanggar hukum itu meninggal. Kapolres Bengkulu memerintahkan Novel bertemu kelurga korban. Akibat perbuatan anak buahnya itu, Novel sudah menjalani sidang majelis kehormatan kode etik. Intinya, karena Novel mengambil alih tanggung jawab anak buahnya, Novel pun mendapat teguran keras, dan kasus tersebut selesai pada 2004.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menganggap kejadian yang menimpa Novel Baswedan, penyidik Polri yang ditempatkan di KPK adalah tindakan kriminalisasi terhadap anggota KPK.

Politisi PKS Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al-Habsy juga menyatakan hal yang sama dan sangat menyayangkan insiden “upaya penjemputan paksa” penyidik KPK Kompol Novel Baswedan, Jumat (6/10), malam oleh sejumlah aparat Polda Bengkulu dengan mengarahkan dua kompi aparat Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Menurut Aboebakar, publik akan menganggap bahwa langkah Polri itu adalah bentuk pembalasan terhadap KPK yang memeriksa tersangka korupsi driving simulator SIM Korlantas, Irjen Djoko Susilo. “Pasti masyarakat dengan cepat akan menyimpulkan bahwa terjadi kriminalisasi terhadap penyidik KPK,” kata Aboebakar, Sabtu (7/10).

Sementara menurut seorang wartawan Jawa Pos, Ridlwan, target utama 'kasus' Novel ini tidak sekedar memburu dan membui Novel tapi lebih dari itu. Di akun twitternya @ridlwanjogja menulis:

1. Apakah Polri begitu lugunya melakukan penangkapan #novel di malam Djoksus (Djoko Susilo) diperiksa?

2. Tidak ada yg kebetulan, waktu, tempat, tim, pasti sudah diukur. #novel

3. Target utama tentu tak sekedar #novel dibui, lebih dari itu.

4. Ada upaya memecah konsentrasi penyidik Djoksus, #novel waketsatgasnya.

5. Ada efek dramatisasi, fight back bagi korps Polri yg down gara2 korupsi simulator. #novel

6. Ada delegitimasi lembaga, "liat penyidik KPK itu berkasus, pembunuhan lagi". #novel

7. Ada efek pembunuhan karakter ke keluarga baswedan. Mas @aniesbaswedan vokal sekali ke SBY- Polri. #novel

8. Berita soal aliran sebenarnya korupsi Djoksus juga tertutupi, ada rumor sampai irwasum saat itu. #novel

9. Polri pasang penyidik2 kawak macam Helmy santika, nico avinta, dkk bantu bengkulu. #novel

10. Helmy dan nico ini duet kasus antasari - rani juliani skandal. #novel

11. Ini berarti kasus (kasus novel-ed) diatensi serius tidak sekedar kebetulan polda bengkulu datang. #novel

12. Kalau mau counter KPK harus selangkah di depan. #novel

13. Kawan-kawan KPK segera rilis hasil lidiknya, apa benar nama nama seperti Nanan tersangkut. #novel

14. Supaya tak dimainkan isunya terus, antar #novel ke mabes dg ratusan pendukung ICW cs.

15. Siapkan pengacara independen macam suami jeng fesy mas @taufikbasari lalu kawal seperti bibit chandra. #novel

16. Demikian singkat #novel sore ini, fyi wakapolri adalah alumni FBI terbaik di RI

Sungguh masyarakat sangat prihatin dengan 'pertengkaran' kedua lembaga itu (Polri-KPK) yang sama-sama penegak hukum. Seharusnya mereka bersinergi untuk memberantas korupsi dimana saja sampai tuntas ke akar-akarnya. 

“KPK harus diselamatkan, polisi harus dibersihkan. Negara tanpa polisi apa jadinya, pasti kekacauan dimana-mana, Indonesia tanpa KPK pasti akan semakin terpuruk karena korupsi semakin merajalela,” ujar Aboe Bakar Al-Habsy Anggota Komisi III DPR dari PKS.


SAVE KPK - BERSIHKAN POLRI



sumber: PKSPiyungan 

(dari berbagai sumber)

05/10/12

Maher Zein Makin "Kesengsem" dengan Gubernur Jawa Barat

APA yg bikin Maher Zein makin kesengsem (terkesan) dengan Gubernur Jawa Barat?

karena Kang Maher bisa ngobrol langsung dg Kang Aher tanpa penerjemah. Yup, Kang Maher-Kang Aher cipaka cipiki dengan bahasa Arab di acara 'Malam Amal' di gedung Sate Bandung tadi malam (4/10/12)

keren, sob !!

27/09/12

PKS Gerilya Datangi Semua Elemen Agama

Kedatangan Ketua Fraksi PKS dan beberapa anggotanya ke PBNU ditegaskan sebagai upaya silaturahim antarulama. Disamping itu, kedatangan mereka ke kantor pusat PBNU juga untuk memperkenalkan Ketua Fraksi PKS yang baru, yakni Hidayat Nur Wahid.

Ketua DPP PKS yang juga anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan kunjungan tersebut untuk meneruskan sejarah keulamaan. “PKS ingin mendatangi semua ulama kita untuk mendapatkan masukan disamping memperkenalkan ketua Fraksi yang baru, Hidayat Nur Wahid,” katanya saat ditemui, Kamis (27/9).

Ia mengatakan nantinya PKS akan mengunjungi PP Muhammadiyah dan organisasi lintas agama lainnya seperti Kristen, Buddha, dan Hindu. “Kita ingin menciptakan budaya silaturahim biar lebih kuat,” katanya.

Aboe Bakar membantah jika agenda kunjungan-kunjungan tersebut sebagai kuda-kuda alias persiapan jelang pemilu 2014. Menurutnya, jangan semua dihubungkan dengan prinsip politik sehingga menghilangkan rasa dan karakter ketimuran.
 
sumber: republika

21/09/12

Tak Berhenti Dengan Keterbatasan

 
 Oleh: Imam Taufik

Semarang- Saat aksi cinta Nabi tadi siang, secara tak sengaja posisiku berada di belakang ikhwah tersebut, seketika teringat para sahabat yang menjadi tameng hidup Rasulullah pada Ghazwah Uhud, hingga tertancap banyak anak panah dan tombak di punggungnya. Betapa besar kecintaan mereka pada Rasulullah jauh melebihi kecintaan terhadap diri mereka sendiri...

Betapa lemahnya kecintaan kami pada Rasulullah jika dibandingkan dengan kecintaan para sahabat tersebut, Astaghfirullah...

kuatkanlah cinta kami pada Rasulullah ya Rabb., sebagai bentuk kecintaan kami pada-Mu.

Hayo tadi siapa yg nggak turun aksi tanpa udzur...?

PKS Gunungpati

Berita Nasional

Tokoh

 

© Copyright PKS Gunungpati 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Pratama Widodo.